Rabu, 21 Juni 2017

The Day

Semua orang sudah mempunyai jalannya masing-masing bukan? Meskipun kita sudah berusaha semaksimal mungkin, tapi jika Allah tidak menghendaki kita untuk berada disana ya susah:’) once again, mumpung masih belum ilang euforianya selamat buat yang terpilih menjadi punggawa keuangan dan semangat meneruskan kehidupan kembali bagi yang tidak terpilih. Percayalah, gagal itu adalah hal biasa bukan akhir dari segalanya karena aku yakin itulah awal dari cerita indah.

Jumat, 24 Maret 2017

Cinta Melulu

Yah patah hati lagi. Aku gatau, kenapa hati ini mudah sekali untuk jatuh dan patah. Mungkin, udah lama banget aku ga nulis di blog ini bukan karena apa-apa cuman aku ngerasa. Aku males buat jatuh cinta yang ujungnya aku bakal patah hati lagi. Dan ternyata kebukti kan? J aku gatau juga, mungkin dari awal aku yang salah, aku yang terlalu percaya diri. Aku terlalu mengganggap aku ini spesial buat dia, tapi ternyata enggak. Kadang kalau patah hati gini, emang semuanya rasanya bullshit. Yakan?


Hati, dasar hati! Kenapa mudah sekali buat jatuh dan patah?

Jumat, 03 Juni 2016

Him

Aku tidak mengerti. Dia yang pertama datang. Pada akhirnya dia juga yang pergi. Ya, dia namanya. Dan hanya dia orangnya. Seseorang yang pernah hadir dalam kesulitan dihidupku, memberi semangat dikala aku jatuh diantara mereka. Dan hanya selalu dia orangnya. Seseorang yang  aku banggakan diantara teman-temanku, seseorang yang aku pikir kita bisa berjuang sampai akhir bersama.  Tapi ternyata, takdir berkata lain.  Karena takdir selalu memberi kejutan. Waktu kita telah habis. Waktu untuk berjuang bersama. Ya, bersama-sama mewujudkan mimpi yang dulu pernah kita ucapkan bersama. Ah aku tau, dia sudah lupa. Dia dan dia lah, seseorang yang pertama mengajariku apa itu artinya kehilangan.  Mungkin kita sudah tak sepaham,  atau dia yang sudah bosan padaku? Tapi untuk pertama kalinya. Dia yang telah membuat aku jatuh cinta. Bukan cinta karena ada sesuatu, tapi cinta yang tulus.

lagi dan lagi

Lagi dan terjadi lagi.
GAGAL.
Yaaaaaaash….
Bukan nya aku kurang bersyukur. Hanya saja, jujur aku kecewa. Aku sedih, aku pingin nangis.. tapi buat apasih nangis? Gak akan membalikkan keadaan kan? Hahaha.

Dear future………….

Entah…
Kelak aku akan menjadi apa, pekerjaanku apa, jodohku siapa, dimana aku tinggal esok dan kapan aku mati?
Semua masih menjadi rahasia kan ya? Kita sekarang cuman bisa menerka-nerka.
Iyasih, ini bukan pertama kalinya aku gagal. Aku sudah 4x gagal men. Catat yaa 4 kali! Yah, bukan waktu yg singkat perjalananku hingga sampe ke hari ini.

Minggu, 24 April 2016

Bye

Down.

Yaa…..

Rasanya sedikit nyesek sih, pas udah gugur disaat ujian yang pertama. Tapi, ngapain juga nangis? Toh tidak ada akan merubah kenyataan.

Well, kali ini aku mau cerita tentang apa yaaa.. bisa dibilang satu kesempatan ku untuk memulai masa depan. Iya, kemaren sabtu. Aku menjalani tes. Tes TKD. Hahaha, oke. Aku lagi mencoba keberuntunganku lewat ptk ini. Dari seminggu yang lalu, sejak aku tau aku lolos administrasi senengnya bukan main… sampe nangis terharu rasanya, kayak “ayooo bel, ini tandaaaaa” ya gitulah.

Tapi, mungkin aku belum bisa ngehilangin sifatku yg jelek ini. Yang masih suka nyepelein. Padahal waktu seminggu itu ga lama kan? Aku masih ajaaa ntar ah belajarnya, males. Buka buku dikit aja. Udah ngantuk, padahal saingan disana mungkin ga tidur biar bisa lolos ke tahap selanjutnya.
Yaaaaaapp…..

Sabtu, 26 Maret 2016

Move On

Keren!

Allah maha keren!

Hanya Dia yang bisa membolak-balikkan perasaan manusia.

Coba, siapa yg menyangka kita akan seperti ini sekarang? Ga ada kan? Hehehe.

Bisa ya? Berubah begitu cepatnya. Makanya, sebenernya sudah banyak yang bilang “cintailah kekasihmu sewajarnya, karena bisa jadi dia akan jadi orang  yg kamu benci. Dan bencilah sewajarnya karena bisa jadi dia akan jadi orang yang  kamu cintai” hmm….

Terkadang, memang aku suka heran. Kok bisa? Kenapa ya?
Tapi itulah manusia. Perasaan nya mudah berubah. Apapun saat kita sudah berencana tapi ada yang lebih berkuasa.

Senin, 21 Maret 2016

PUAS

Tempat ini lagi?
(re : wisma puas)

Kataku meyakinkan apa yang sedang ada dihadapanku kini. Ya, ini adalah tempat dimana kami untuk pertama kalinya lebih dekat lagi. Dari sini, entah kenapa dia makin deket denganku. Ah, kenapa sih semuanya kini seolah terputar kembali memori itu. Aku benci! Aku benci kenapa harus teringat kejadian itu, disaat sekarang kita sudah tak bersama lagi.

Hai.
Aku penasaran.

Apa tanggapanmu setelah sampai ke tempat itu? Tempat pertama kali kita lebih dekat lagi? Ingat tidak? Hehe. Sepertinya tidak. Ah tak apalah. Aku juga tak mengharap lebih. Bahkan rasanya hambar sekali.

Oke.

Kali ini aku ga akan membahas dia lagi. Cukup.